Sri Wahyuni Serap Aspirasi Warga Kuniran, Fokus pada Pertanian dan Pendidikan

Turbonesia.id, Bojonegoro, – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, menggelar kegiatan serap aspirasi bersama warga Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kuniran tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat setempat.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Kuniran, Ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro Sukur Priyanto sebagai narasumber, Kapolsek Purwosari AKP Subeki, serta Danramil Purwosari Ari S. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan aparat keamanan dalam menampung serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sri Wahyuni menyampaikan bahwa kegiatan reses atau serap aspirasi merupakan bagian dari tugas anggota legislatif untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga di tingkat provinsi.

Memasuki sesi dialog dan tanya jawab, warga menyampaikan sejumlah usulan. Di antaranya kebutuhan bantuan bagi petani, seperti pupuk dan sarana pendukung pertanian lainnya agar ketersediaannya tercukupi. Selain itu, warga juga mengusulkan bantuan pembangunan jalan usaha tani guna memperlancar distribusi hasil pertanian.

Tak hanya sektor pertanian, warga juga meminta adanya pelatihan keterampilan yang produktif dan dapat dikerjakan dari rumah guna meningkatkan perekonomian keluarga. Aspirasi lainnya datang dari sektor pendidikan, yakni masih terdapat tiga lembaga PAUD di Desa Kuniran yang belum memiliki gedung sendiri.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Sri Wahyuni menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Untuk kebutuhan pupuk dan sarana pertanian, kami akan mendorong agar distribusi dan kuotanya bisa lebih tepat sasaran. Terkait jalan usaha tani, akan kami usulkan melalui program pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor pertanian,” ujarnya.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap pelatihan keterampilan bagi warga.

“Pelatihan yang bisa dikerjakan dari rumah sangat penting untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Kami akan mendorong dinas terkait agar menghadirkan program pemberdayaan yang sesuai dengan potensi masyarakat setempat,” tambahnya.

Mengenai tiga PAUD yang belum memiliki gedung, Sri Wahyuni berjanji akan memperjuangkan bantuan pembangunan melalui skema anggaran yang tersedia.

“Pendidikan usia dini adalah fondasi penting. Kami akan berupaya agar kebutuhan gedung PAUD ini bisa segera mendapat perhatian,” tegasnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Acara berlangsung tertib dan penuh antusiasme, serta diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Kuniran, Purwosari.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *