jabar.
BOGOR – PT Mitra Natura Raya, bagian dari Dyandra & Co atau PT Dyandra Media Internasional Tbk (DYAN), kembali menghadirkan rangkaian Sunset di Kebun Series 2026 Presented by Tring! by Pegadaian.
Tahun ini, rangkaian tersebut dikembangkan melalui Sunset di Pantai 2026 yang digelar di Land’s End PIK 2, Tangerang, pada Sabtu, 19 September 2026.
Sunset di Pantai membawa konsep yang memadukan musik, kreativitas, komunitas, edukasi, serta kepedulian terhadap lingkungan dalam suasana kawasan pantai.
Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, mengatakan Sunset di Kebun terus dikembangkan sebagai rangkaian kegiatan yang memadukan rekreasi dan hiburan dengan edukasi lingkungan.
“Sunset di Kebun kami kembangkan sebagai sebuah platform yang mempertemukan musik, kreativitas, dan edukasi lingkungan dengan menikmati ruang terbuka. Melalui Sunset di Pantai, semangat tersebut kami bawa ke destinasi pantai dengan menghadirkan pengalaman yang berbeda, namun tetap memiliki karakter yang sama,” ujar Marga.
Menurut dia, musik tetap menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut, yang kemudian dilengkapi dengan berbagai aktivitas kreatif, edukasi, serta pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan.
Enam Musisi Ramaikan Sunset di Pantai
Sunset di Pantai berlangsung mulai pukul 12.00 WIB dan menghadirkan enam musisi, yakni Raisa, Sal Priadi, Perunggu, Juicy Luicy, Nadin Amizah, dan Voxxes.
Selain pertunjukan musik, pengunjung dapat menikmati berbagai program kreatif dan aktivitas interaktif.
Di antaranya creative market, pertunjukan seni dan kerajinan, area keluarga dan anak, serta berbagai pilihan kuliner.
General Manager Event PT Mitra Natura Raya, Abi Irawan, mengatakan sejumlah program pendukung disiapkan untuk memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi pengunjung.
“Kami ingin pengunjung mendapatkan pengalaman yang lengkap sejak datang hingga acara berakhir. Karena itu, selain menghadirkan musisi dengan karakter yang beragam, kami menyiapkan aktivitas kreatif, edukasi, komunitas, kuliner, dan berbagai program interaktif,” kata Abi.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut tetap membawa semangat Sunset di Kebun, yakni menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan interaktif sekaligus memiliki nilai bagi pengunjung.
Bawa Pesan Lingkungan melalui Plant Heroes
Salah satu program yang menjadi bagian dari pesan lingkungan dalam Sunset di Pantai adalah Plant Heroes.
Program tersebut memperkenalkan Cryptocoryne ciliata, tanaman air dari famili Araceae yang dapat ditemukan di lingkungan pasang surut, perairan payau, muara sungai, lahan basah, dan kawasan mangrove.
Melalui program ini, pengunjung diajak mengenal peran tanaman dalam ekosistem pesisir, termasuk kaitannya dengan penahanan sedimen, pengurangan erosi, dukungan terhadap biota perairan, serta penyaringan kelebihan nutrien di lingkungan perairan.
Sebanyak 500 unit Cryptocoryne ciliata disiapkan sebagai bagian dari program redemption atau suvenir.
Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti aktivitas edukasi pembuatan terrarium dengan menggunakan tanaman tersebut.
Pesan kepedulian lingkungan juga dihadirkan melalui sejumlah program lain, salah satunya Bike to Sunset.
Program ini mengajak pengunjung menggunakan sepeda menuju lokasi acara dan berkolaborasi dengan komunitas bersepeda.
Selain mendorong aktivitas fisik, program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan dan pengurangan emisi.
Ada pula program Lesstari, antara lain melalui penyediaan tempat sampah khusus botol plastik, serta Paket Cinta, sebuah aktivitas interaktif yang memberikan ruang kepada pengunjung untuk menyampaikan pesan secara positif dan santun.
Jadwal Penampilan Enam Musisi
Pertunjukan musik Sunset di Pantai dijadwalkan dimulai dengan penampilan Voxxes pada pukul 14.40–15.10 WIB.
Setelah itu, Perunggu dijadwalkan tampil pada pukul 15.30–16.20 WIB, kemudian Nadin Amizah pada pukul 16.40–17.40 WIB.
Sal Priadi selanjutnya dijadwalkan tampil pada pukul 18.00–19.00 WIB. Penampilan kemudian dilanjutkan Raisa pada pukul 19.20–20.20 WIB dan Juicy Luicy pada pukul 20.40–21.40 WIB.
Dengan komposisi musisi dari berbagai karakter musik, Sunset di Pantai diarahkan untuk menghadirkan pengalaman festival yang dapat dinikmati masyarakat, termasuk generasi muda dan keluarga.
Ada Creative Market hingga Aktivitas Keluarga
Pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan pertunjukan musik. Berbagai aktivitas kreatif juga disiapkan di area acara.
Beberapa di antaranya adalah kegiatan melukis, kerajinan berbahan kulit kerang, resin coaster, flower crown, terrarium, beads accessories, art and craft, hingga flowers bar.
Area permainan untuk keluarga dan anak juga tersedia sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Sementara itu, berbagai pilihan makanan dan minuman disediakan di area acara. Pengunjung juga dapat menemukan sejumlah produk dan merchandise.
Marga mengatakan keberagaman program tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh kepada pengunjung.
“Musik tetap menjadi bagian utama dari Sunset di Pantai. Akan tetapi, kami juga ingin menghadirkan berbagai elemen yang membuat pengunjung dapat menikmati waktunya lebih lama di lokasi. Ada aktivitas kreatif, komunitas, edukasi, kuliner, merchandise, hingga program yang membawa pesan tentang lingkungan,” ujar Marga.
Sunset di Pantai 2026 menjadi bagian dari pengembangan Sunset di Kebun Series 2026, dengan membawa konsep musik dan aktivitas kreatif ke ruang terbuka di kawasan pantai.
Melalui perpaduan musik, kreativitas, komunitas, edukasi, dan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan tersebut menawarkan berbagai aktivitas bagi masyarakat dalam satu rangkaian acara.
Catatan redaksional: narasi sumber menyebut acara berlangsung hingga pukul 21.30 WIB, sementara jadwal penampilan Juicy Luicy tercantum sampai pukul 21.40 WIB. Naskah ini mempertahankan jadwal penampilan sebagaimana informasi yang diberikan.